Meminimalkan Dialog Sumpah Serapah, Maukah Kita?

Baru-baru ini, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) merilis 13 program televisi yang dianggap mengandung makian, kekerasan, seks, atau pelecehan. Tayangan itu adalah Jelita (RCTI), Namaku Mentari (RCTI), Silet (RCTI), Rubiah (TPI), Dangdut Mania Dadakan 2 (TPI), Si Entong (TPI), Mask Rider Blade (Antv), Mister Bego (Antv), Extravaganza (TransTV), Insert (TransTV), I Gosip Siang (Trans7), Super Seleb Show (Indosiar) dan Cinta Bunga (SCTV).

Read more

Menyongsong Era Teenlit Berbobot

Karya-karya dengan genre teenlit sering dipandang sebelah mata oleh praktisi dunia sastra. “Teenlit itu dangkal!” Mereka mengklaim begitu salah satunya setelah mengamati betapa dominannya penggunaan bahasa gaul yang mengacaukan kaidah bahasa Indonesia. Sudah begitu, isi teenlit cenderung miskin ungkapan. Plus, kosakata yang dipakai penulisnya itu-itu saja.

Read more

Memperkenalkan Genre Baru Penulisan: Cinelit

By: Mochammad Asrori

Cuaca yang tidak menentu dewasa ini rasanya cukup membuat aktivitas menjadi lesu darah. Musibah bertebaran di berbagai daerah dengan konsistensi yang mulai rapat. Ketika menulis catatan kecil ini saya sedang terjebak di toko buku, di luar sana hujan deras disertai angin keras membuat ciut nyali untuk menerobosnya meski dengan tameng jas hujan. Saya pun melihat rak-rak bagian novel yang dipenuhi teenlit. Genre satu ini memang punya pangsa yang luas, jadi eksistensinya (di luar kualitasnya) saya rasa tidak bakal ada matinya. Tapi wow, saya melihat deretan novel yang saya sendiri bingung menyebutnya. Sebagai chicklit? Bukan ah. Novel teenlit? Bukan kok. Namun tanpa perlu petugas sensus handal untuk mengetahui jumlahnya yang terus bertambah secara signifikan: Novel adaptasi dari film.

Read more

Don't do that, please!