Sebagai penikmat fiksi, seorang penulis cenderung suka dengan satu, dua atau tiga genre tertentu, dan mengabaikan genre-genre lainnya. Saat menulis pun aturan genre favorit itulah yang biasanya ia ikuti. Namun, sebagai investor? Gaya penulis dalam berinvestasi saham (tentu saja kalau ia bermain saham) bisa jadi sangat berbeda.
health & wealth
4 Alasan Penulis Lepas Harus Mulai Investasi
Penulis lepas sering terlalu fokus pada tulisannya atau proses produksi, sampai lupa betapa saldo juga butuh “nutrisi”. Terlalu fokus mengejar duit, sampai lupa bahwa tabungannya juga bisa disuruh bekerja sendiri. Ya, Kakak tidak salah baca. Justru itulah tujuan paling dasar dari kegiatan investasi.
Terapi Sinema, Jauhkan Kita dari Negativitas dalam Hitungan Jam

Jika pernah mengkaji Law of Attraction, Kakak pasti tahu betapa berbahayanya perasaan negatif yang kita punyai. Contohnya, sinisme, pesimisme, sedih, atau marah. Mengapa bahaya? Sebab, perasaan atau pikiran negatif tersebut akan menarik peristiwa-peristiwa negatif lainnya untuk menghampiri kita.
Emas Fisik vs Emas Digital: Pilih Mana?

Setiap dunia dalam kekacauan, seperti sekarang sedang perang, emas selalu dicari. Harganya cenderung melejit saat instrumen-instrumen investasi lain kompak tiarap. Logam mulia ini memang spesial. Menarik sebagai perhiasan, bernilai sebagai investasi. Termasuk bagi penulis yang ingin mempertahankan “kekayaannya”.