
Lantaran sifatnya yang rekaan, banyak yang menganggap menulis fiksi itu enteng. Tinggal melamun, kemudian tulis. Wow, enak sekali!
Strategi & Teknologi Penulis Cerita

Lantaran sifatnya yang rekaan, banyak yang menganggap menulis fiksi itu enteng. Tinggal melamun, kemudian tulis. Wow, enak sekali!

Kakak pasti pernah memergoki sebuah karya, entah itu film atau novel, yang dengan enteng memajang nama-nama brand komersial di dalamnya. Membaca atau menonton karya-karya yang memuat merek semacam ini, kening kita mungkin segera mengernyit, “Kok, menyebut merek dalam fiksi? Hm, ada pesan sponsor, nih, kayaknya!”

Ada yang berpendapat, menulis itu mudah. Namun, ada juga yang mengatakan susah. Hm, yang benar yang mana?

Di Indonesia, pasar pembaca remaja begitu menggiurkan. Penduduknya kebanyakan pemuda belasan tahun. Pasarnya luas. Maka, tidak ada salahnya mencoba menulis untuk remaja. Sayangnya, ternyata masih banyak yang meremehkannya.