According to my note, about 20 or 41% of Indonesian films released in 2007 could be categorized as horrors. The trend is then continuing until mid 2008. In this month alone, we are screening Sumpah Pocong (the translation could be “oath taken while dressed in a cadaver’s shroud”), Pulau Hantu 2 (could be “ghost island”) and Hantu Perawan Jeruk Purut (could be “virgin ghost of citrus fruit”, don’t laugh!).
Sebelum Menekuni Jalur Film
Bagi sebagian orang, terjun ke dunia film berarti prestise. Padahal, siapa saja sebenarnya bisa berkecimpung di sini. Sekolah khusus film tidaklah wajib. Namun, sebelum Anda mengambil keputusan menekuninya, ada baiknya mengetahui gambaran singkat beberapa posisi kunci di bidang film, plus kiat-kiatnya.
Serba Pertama di Ranah Novel
By: Ihsan Maulana
Banyak novel bermunculan di segenap pelosok dunia selama berabad-abad. Novel bukan barang asing saat ini. Keberadaannya pun merupakan bagian dari peradaban manusia itu sendiri. Tapi tak ada salahnya dong kalau kita mencoba menyegarkan ingatan, novel-novel apa saja sih yang dianggap sebagai Yang Pertama?
Endymion dan Negative Capability (Sekilas tentang Keindahan)
Jika saya tanya, Anda pasti dengan fasih bisa menjelaskan apa itu “keindahan”. Namun, jauh di lubuk hati, pasti Anda tahu bahwa konsep tentang keindahan versi Anda takkan sama dengan konsep keindahan saya (kecuali tentu saja kalau sengaja disama-samakan).