Menonton Film Korea, Kenapa Tidak?

Jarum jam sudah menunjuk angka 9, tetapi sepasang muda-mudi itu masih asyik memilah VCD-VCD yang hendak mereka sewa. Di tangan sang perempuan telah terselip banyak kotak VCD dari film-film Mandarin dan Hollywood. Ternyata, masih kurang. Sebuah kotak berhiaskan aksara hangeul pun dipungut. Sang pria di sebelahnya spontan merespons, “Jangan! Film Korea itu gitu-gitu aja.”

Menonton Film Korea, Kenapa Tidak?

Read more

Lika-liku Membisniskan Agama melalui Film

Lika-liku Membisniskan Agama melalui Film

Kata kawan saya, di kampungnya ada pemuda yang bandelnya nggak ketulungan: Kurang ajar terhadap orangtua, maling sandal di musala, mencuri kotak amal masjid. Benar-benar menjengkelkan, pokoknya. Sampai-sampai salah satu ibu di sana nyeletuk, “Aku pingin tau matinya tuh anak. Pasti ada banyak belatung di mayatnya.”

Read more

Sekadar Usulan demi Perfiksian Indonesia

Setelah bertahun-tahun malang melintang sebagai penikmat fiksi, saya jadi semakin prihatin dengan perkembangannya di Indonesia. Yang paling kentara adalah filmnya (sinetron termasuk film). Di sana banyak pencontekan, bahkan plagiat, terhadap film-film luar. Memang, mereka terkadang memiliki ijin memproduksi versi Indonesianya (remake). Tapi bukankah dengan begitu kian terbukti bahwa kita telah dan sedang kekeringan ide cerita?

Read more

Don't do that, please!