Awal tahun ini, saya coba-coba mengikuti Prix du Jeune Écrivain Francophone (PJEF). Inilah lomba mengarang cerita bagi penduduk negara-negara berbahasa Prancis selain warga negeri anggur itu (la francophonie). Sampai tengah tahun tak ada kabar, saya pun berhenti berharap.
Brahmanto Anindito
Adegan-adegan Klise yang Masih Menjajah Film Indonesia
Bulan ini, Indonesia merayakan kemerdekaannya yang ke-62. Umur perfilman Indonesia sendiri sudah 80 tahun lebih. Namun, di usia segitu, ternyata kita belum merdeka dari adegan-adegan tertentu yang klise.
Bonjour, Asterix!

Tiga dekade sudah Asterix menjadi yatim. Pada tahun 1977, “ayahnya” meninggal. Dialah penulis awal cerita serial Une Aventure d’Asterix le Gaulois atau Kisah Petualangan Asterix (selanjutnya saya sebut Asterix saja). Meskipun masih ada “ibu” yang tidak kalah berjasa dalam membesarkannya, tetap saja Asterix tak pernah sama sepeninggalan René Goscinny.
Menonton Orang-orang Korea, Kenapa Tidak?
Jarum jam sudah menunjuk angka 9, tapi sepasang muda-mudi masih asyik memilah VCD-VCD yang hendak mereka sewa. Di tangan wanita itu telah terselip banyak kotak VCD dari film-film Mandarin dan Hollywood. Oh, ternyata masih kurang. Sebuah kotak berhiaskan aksara hangeul pun dipungut. Hanya dalam hitungan detik sang pria di sebelahnya merespon, “Jangan! Film Korea itu gitu-gitu aja.” Dan si wanita segera mengembalikan kotak tadi, tanpa sedikit pun berusaha mendebat.