Sejak Akal Imitasi (AI) mulai menginvasi dunia literasi, kita menjadi ragu saat membaca artikel di internet. Bawaannya kepikiran, “Ini karya penulis manusia atau AI?” Parahnya, hal yang membingungkan ini akhirnya merambah ke semua jenis medium: blog, status medsos, iklan, sampai buku.
Brahmanto Anindito
Terapi Sinema, Jauhkan Kita dari Negativitas dalam Hitungan Jam

Jika pernah mengkaji Law of Attraction, Kakak pasti tahu betapa berbahayanya perasaan negatif yang kita punyai. Contohnya, sinisme, pesimisme, sedih, atau marah. Mengapa bahaya? Sebab, perasaan atau pikiran negatif tersebut akan menarik peristiwa-peristiwa negatif lainnya untuk menghampiri kita.
Beda Genre Thriller vs Misteri dalam 5W + 1H

Karya bergenre thriller tidaklah sama dengan genre misteri. Orang sering rancu dengan itu. Barangkali Kakak juga. Di rak-rak perpustakaan, toko buku, atau aplikasi-aplikasi tontonan film, kedua genre ini kerap saling bertukar, malah kadang dianggap satu genre yang sama.
Emas Fisik vs Emas Digital: Pilih Mana?

Setiap dunia dalam kekacauan, seperti sekarang sedang perang, emas selalu dicari. Harganya cenderung melejit saat instrumen-instrumen investasi lain kompak tiarap. Logam mulia ini memang spesial. Menarik sebagai perhiasan, bernilai sebagai investasi. Termasuk bagi penulis yang ingin mempertahankan “kekayaannya”.