
Mengejar Matahari itu bagus. Namun saya tak bisa menikmatinya. Masalahnya satu: Saya lebih dulu menonton Chingu (judul Inggrisnya Friend), film jempolan asal Korea. Mengejar Matahari dan Chingu serupa tapi tak sama. Antara lain:
Strategi & Teknologi Penulisan Cerita

Mengejar Matahari itu bagus. Namun saya tak bisa menikmatinya. Masalahnya satu: Saya lebih dulu menonton Chingu (judul Inggrisnya Friend), film jempolan asal Korea. Mengejar Matahari dan Chingu serupa tapi tak sama. Antara lain:
Di siang yang cerah, kami mendapat pertanyaan menarik dari seorang pembaca Wufi (terima kasih, Nurul). Kalau tak salah tangkap, pertanyaannya begitu filosofis dan mendasar. Kata Nurul, “Saya hanya dan sempat terpikir, apa sumbangsih karya fiksi terhadap perubahan masyarakat (tentu saja ke arah yang lebih baik, ato revolusi)?” Alamaaaak, habis liburan disodori pertanyaan begini ….
Siapa tak kenal Suara Surabaya (SS) 100 FM? Saluran radio ini nekat menyiarkan berita setelah beredar SK Menpen yang melarang radio swasta menyiarkan berita, memelopori civic journalism ketika trennya justru request lagu dan titip salam, menjadi radio pertama di Indonesia yang bersistem digital, pemancarnya pun kini digital.
Saya baru sadar, di tahun-tahun belakangan ini orang-orang di belakang layar (men behind the scene) rasanya semakin tidak dikasih kesempatan tampil di TV. Memang, orang belakang panggung seharusnya tak pernah keluar, barangkali begitu pikir Anda. Namun bukan itu maksud saya.