Empat Alasan Laskar Pelangi Seharusnya Mengalahkan Ayat-ayat Cinta

Laskar Pelangi

Saya pikir keputusan memutar film di kisaran Lebaran, saat orang-orang repot mudik sehingga tak ada waktu buat hal-hal remeh seperti menonton, adalah sebuah kesalahan. Tapi ternyata, sayalah yang salah. Laskar Pelangi meledak. Saya sampai harus balik kucing dua kali karena lihat antriannya yang tidak masuk akal (dibanding waktu tayangnya yang tinggal setengah jam lagi). Untung, saat datang ketiga kalinya, saya bisa dapat tiket. Itupun tinggal dua biji. Telat sedikit pasti amblas disikat orang.

Read more

Iklan Hard Selling Vulgar versus Kreatif

Di Bulan Puasa ini sinetron Para Pencari Tuhan tayang lagi di SCTV. Tapi yang baru. Jilid kedua. Komedi lucu yang tanpa slapstik dan tanpa tokoh bencong ini semakin banyak saja iklannya. Tidak cuma pada slot iklan, dalam ceritanya pun pariwara bertebaran. Special Grande, Antangin, Top One, dsb. Saya tidak merasa terganggu. Pasalnya, produk-produk komersial tersebut melebur dengan halus ke dalam cerita.

Read more

Pesulap yang Pertama Kali Mengirimkan Manusia ke Bulan

By: Goegi Poerwono Atmojo

Anda pasti sudah terbiasa menonton film yang special effect-nya wah. Bahkan semakin lama standar Anda semakin tinggi. Hingga film The Dark Knight pun dianggap biasa-biasa saja special effect-nya (itu kata Pasha lho). Tapi, pernahkah Anda berpikir bagaimana trik-trik manipulasi efek ini dimulai? Di era awal perkembangan sinema (1893-1903), sebenarnya special effect sudah digunakan, meskipun dalam bentuk yang paling sederhana. A Trip to the Moon (1902), misalnya. Karya Georges Melies ini merupakan film pertama di dunia yang ber-genre fiksi-ilmiah.

Read more