Garuda Riders: Bukan Komik Digital Biasa

Komik Garuda Riders tampaknya telah mengubah definisi konvensional dari sebuah media komik. Jika Kakak membayangkan komik yang tergambar di atas kertas atau, kalaupun didigitalkan, berformat .JPEG, .PDF, .html atau sebangsa itu, Kakak salah!

Garuda Rider Comic

Sebab, inilah komik yang menggabungkan unsur-unsur dasar komik (menurut Scott McCloud), sound effect, visual effects, dan interaktivitas mini games. Penasaran? Inilah seri-serinya:

  1. Runaway (23 MB). Via Google Play (free), iTunes (free, berbahasa Jepang dan khusus untuk wilayah Jepang), atau Telkomstore (free).
  2. The Chosen One (35 MB). Via Google Play (1.12 USD) atau Telkomstore (Rp 10.000).
  3. Coming soon.
  4. Coming soon.
  5. Coming soon.

Kelima seri komik Garuda Riders diadaptasi dari novel pertama trilogi The Adventure of Wanara yang berjudul Garuda Riders (terbitan Gramedia Pustaka Utama, 2013).

Berbeda dengan novelnya yang menyajikan cerita lengkap, di komiknya, hanya ada resume alur-alur penting dari kisah tentang wanara remaja ini. Namun, pembaca tidak dibiarkan hanya pasif menikmati cerita.

Jika gawai Kakak Android, minimal Froyo (versi 2.0), cobalah instal Runaway yang gratis. Sapukan jari dari kanan ke kiri untuk membuka halaman-halamannya.

Pembaca komik digital ini akan diajak masuk ke suasana hutan. Musik bernuansa Bali diiringi kicau burung sayup-sayup menyapa. Mengantarkan Kakak ke suasana misteri.

Lalu terdengar derap kuda, lengkap dengan gambar beberapa penunggang turagga (tunggangan seperti kuda) dan Balasena Raksasaghna (pasukan elite pembantai ras asura) yang bergerak-gerak. Tempo musik pun meningkat.

Kemudian, ini yang tidak mungkin ada dalam komik konvensional, Kakak harus memainkan gim mini dan menghindari tusukan-tusukan Keris Ulogeni dari komandan Raksasaghna, Katunara. Kalau sampai terkena sabetan keris panjang itu, avatar Kakak akan mati dan harus mengulang membaca lagi dari awal 🙂

Ada beberapa gimmick menarik semacam itu di seri-seri komik Garuda Riders, laiknya sebuah gim. Cobalah mainkan! Seru sekali memainkan gim besutan Mechanimotion Entertainment dan Elven Games, dua perusahaan kreatif asal Surabaya, ini.

Maju terus, dunia kreatif Indonesia!

BAGIKAN HALAMAN INI DI

3 thoughts on “Garuda Riders: Bukan Komik Digital Biasa”

  1. Maaf, Saya sendiri belum membaca versi digital GR. Tapi saya kurang setuju jika dikatakan bahwa Garuda Rider (GR) telah mengubah definisi konvensional dari sebuah komik.

    Karena, untuk komik digital yang menggunakan Sound, Visual FX dan juga interaktifitas, itu sudah ada beberapa tahun lalu (entah tahun berapa, saya ingat itu karena itu pernah saya lihat ketika masih kuliah).

    Misalnya saja komik Iron Man, Captain America dan juga tokoh-tokoh lain dari Marvel Heroes yang ada di AppStore ataupun GooglePlay. Komik-komik tersebut sudah tidak lagi seperti WebComic yang statis. Selain komik superhero, saya juga sangat sering menemukan aplikasi KidBook-story dengan fitur yang serupa.

    Tapi untuk sebuah karya anak bangsa, sepertinya buku ini layak dibaca. 🙂
    (Nanti mungkin saya komentar lagi setelah membacanya. Hehehe.)

    Reply
  2. Mas Yahya Rizal, kan memang penulis artikel yang tampan itu nggak bilang kalau Garuda Riders adalah yang pertama. Makanya ada kata “tampaknya”.

    Silakan diinstal dan dikomentari. Tapi, sekadar catatan, Garuda Riders versi iPad/iPhone tampaknya hanya ada untuk pasar Jepang. Di Indonesia sendiri hanya ada di HP/tablet android.

    Reply

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Don't do that, please!