M-Novel: Menggerakkan Industri Novel dengan Ponsel

M-Novel: Menggerakkan Industri Novel dengan Ponsel

Suka atau tidak, generasi sekarang lebih dekat ke televisi, internet, atau ponsel ketimbang koran atau buku. Padahal, merekalah yang akan menjadi pasar dari produk-produk penerbit atau media. Maka secanggih apapun perkembangan teknologi, anak muda harus tetap membaca. Dasar pemikiran inilah salah satu yang digunakan oleh perusahaan content provider untuk berdagang konten melalui m-novel. Tak tanggung-tanggung, novel tebal pun sekonyong-konyong muncul di tempat biasanya orang baca SMS.

Read more

Keniscayaan E-Book

Read an e-book via notebook

Di penghujung 2006, Rachmania Arunita meluncurkan Lost in Love. Mendistribusikan melalui bluetooth ponsel, Nia menyebutnya e-book. “Ya hitung-hitung bikin gebrakan, sekaligus menggalang budaya membaca dan menulis,” katanya waktu itu. Media e-book dipilihnya untuk menghindari kerepotan dan membengkaknya biaya produksi-distribusi seperti yang pernah dia alami saat memasarkan Eiffel I’m in Love. Sayang, kalangan pembaca adem ayem saja menyambutnya. Novel digital memang belum populer. Tapi, siapa berani menyangkal, kita sedang menuju ke sana.

Read more

Barelang Bridge, the Icon of Batam

Barelang Bridge, the Icon of Batam

Don’t say you’ve ever traveled to Batam if you did not visit Jembatan Barelang (Bridge) yet. We call this bridge Barelang because it connects Batam Island (BA), Rempang island (RE), Galang island (LANG), and others small islands in the path. “Hey, why don’t you bring me there this afternoon?” I asked my friend who had been living in Nagoya (Batam Island) for one year.

Read more

Don't do that, please!