Bonjour, Asterix!

Bonjour, Asterix!

Tiga dekade sudah Asterix menjadi yatim. Pada tahun 1977, “ayahnya” meninggal. Dialah penulis awal cerita serial Une Aventure d’Asterix le Gaulois atau Kisah Petualangan Asterix (selanjutnya saya sebut Asterix saja). Meskipun masih ada “ibu” yang tidak kalah berjasa dalam membesarkannya, tetap saja Asterix tak pernah sama sepeninggalan René Goscinny.

Read more

Integrasi Pengarang terhadap Publik

By: Mochammad Asrori

Dear Seno Gumira Ajidarma. Saya dapat email ini dari teman saya. Semoga Anda tidak keberatan. Saya hanya ingin Anda tahu, bahwa saya hanya bisa menikmati senja dari cerita-cerita Anda. Mungkin Anda heran, tapi begitulah kenyataannya. Saya rabun senja sejak 10 tahun. Lewat email ini saya hanya ingin mengucapkan terima kasih karena telah menghadirkan senja sedemikian indah dalam cerita-cerita Anda. Natasha Azalea.”

Read more

Menonton Orang-orang Korea, Kenapa Tidak?

Jarum jam sudah menunjuk angka 9, tapi sepasang muda-mudi masih asyik memilah VCD-VCD yang hendak mereka sewa. Di tangan wanita itu telah terselip banyak kotak VCD dari film-film Mandarin dan Hollywood. Oh, ternyata masih kurang. Sebuah kotak berhiaskan aksara hangeul pun dipungut. Hanya dalam hitungan detik sang pria di sebelahnya merespon, “Jangan! Film Korea itu gitu-gitu aja.” Dan si wanita segera mengembalikan kotak tadi, tanpa sedikit pun berusaha mendebat.

Read more

Mengulik Sendi-sendi Seksualitas dalam BH Emha Ainun Najib

By: Mochammad Asrori

Sebagian masyarakat Indonesia menganggap seksualitas sebagai sesuatu yang alami, kodrati, sehingga tak perlu dikomunikasikan, apalagi diajarkan. Namun seks akhirnya menjadi bagian dari perkembangan budaya. Secara pelak, sebuah cerita pendek sebagai cermin realitas sosial pun banjir akan tema-tema seksualitas. Bahkan seorang Emha Ainun Najib turut mengulik tema tersebut dalam cerita-cerita di BH-nya.

Read more