Menulis memang perjalanan yang melelahkan. Terkadang, kita sudah memeras keringat dan ide sampai kering, tetap saja itu bukan jaminan bahwa takkan ada yang menuduh tulisan kita plagiat atau hasil buatan AI. Tuduhan itu bukan hanya dari manusia, melainkan bisa juga dari “mesin” atau algoritma.
Mind Mapping untuk Penulisan Fiksi
Pernah melihat coretan-coretan amburadul tetapi nyeni semacam ini? Mind Mapping, namanya. Pemetaan pikiran ini bukan sekadar corat-coret. Ini adalah teknik visualisasi otak yang bisa menjadi game changer untuk proses kreatif Kakak.
Fiksi Relaksasi: Seni Menulis Cerita untuk Menenangkan
Beberapa orang tua suka mendongengi anak sebelum tidur. Harapannya, agar nilai-nilai moral kisah yang dibacakan meresap hingga alam mimpi. Selain itu, ada keinginan agar alunan cerita itulah yang membawa si kecil terlelap. Siapa sangka, fiksi relaksasi juga dapat berdampak sama kepada orang dewasa.
Menerapkan Penulisan Imersif dalam Fiksi
Ketika menulis Orasi di Balik Pelaminan dan mengembangkannya menjadi sebuah novel baru, ada fenomena yang tidak biasa. Untuk pertama kalinya, penulis tidak mengalami kesulitan dalam menyusun kerangka, menciptakan tokoh, maupun membangun konflik. Dalam dunia penulisan fiksi, momen inilah yang disebut penulisan imersif.