Assalamualaikum, Kakak Penulis!
Terasa, kan, dunia penulisan fiksi sedang berevolusi? Tidak seperti sepuluh tahun lalu, penulis hari ini tidak lagi cukup hanya bermodal laptop, internet, dan imajinasi. Kita hidup di masa ketika algoritma, teknologi Akal Imitasi (AI), dan strategi konten menjadi bagian tak terpisahkan dari sebuah karya serta citra penulisnya.
Sebenarnya, sejak berdiri pada 19 Mei 2008, Warung Fiksi (atau disingkat Wufi) sudah menyadari itu. Kami memiliki keyakinan bahwa kegiatan menulis memang bukan melulu soal kreativitas, imajinasi, dan emosi (otak kanan). Penulisan fiksi sekalipun tetap membutuhkan kinerja otak kiri, termasuk pemahaman akan logika, strategi, dan teknologi.
Itulah mengapa di situs web yang diperuntukkan untuk para penulis dan penikmat fiksi ini, kami tidak hanya berbicara soal mood atau inspirasi. Kami membedah juga teknis penulisan, meninjau perangkat-perangkat lunak (tools atau aplikasi) yang memudahkan kerja penulis, serta mendiskusikan strategi agar sebuah tulisan dapat menemukan pembacanya, dalam bentuk terbaiknya.
Di sini, Kakak bisa menemukan tulisan-tulisan bertema:
- Brainstorming & Researching: Cara mengumpulkan dan mengolah ide tulisan.
- Content Marketing: Strategi pemasaran penulis untuk menarik audiensnya melalui berbagai konten yang ia ciptakan.
- Direct Selling: Pernak-pernik menjual karya secara langsung kepada calon pembeli.
- Editing: Tip dan trik menyunting tulisan.
- Frameworking: Cara membuat kerangka atau metode baku penulisan.
- Highlighting: Ulasan menyeluruh mengenai sang kreator atau karya fiksi.
- Marketing & Branding: Strategi pemasaran dan pembangunan brand untuk penulis.
- Perspective Shifting: Ajakan untuk melihat sudut pandang baru dalam dunia kepenulisan.
- Search Engine Optimizing: Taktik meningkatkan peringkat dan reputasi situs web penulis di hasil pencarian mesin penelusuran.
- Self-Managing: Manajemen waktu, tenaga, dan keuangan bagi penulis.
- Story Writing: Teknik penulisan cerita, baik fiksi maupun nonfiksi.
- Translating: Kiat menerjemahkan tulisan.
- Worth knowing: Wawasan yang mungkin berguna untuk penulis.
Jika semua hal itu terdengar menarik, maka Warung Fiksi mungkin memang cocok buat Kakak. Alhamdulillah!
Oh ya, sebelumnya, perkenalkan...
Warung Fiksi adalah tim penulis kreatif profesional yang berbasis di Surabaya, Indonesia.
Blognya pertama tayang pada 2007, ditulis bersama-sama oleh Brahmanto Anindito, Moch. Asrori, Ihsan Maulana, dan Rie Yanti. Namun, sejak 2008, ketika mulai menangani jasa penulisan profesional, Warung Fiksi dikelola sepenuhnya oleh Brahm dan Rie.
Brahmanto Anindito
@braindito
@braindito
- Lulusan S-1 Komunikasi Universitas Airlangga.
- Pernah menjadi wartawan majalah gaya hidup, editor majalah bisnis, copywriter perusahaan Integrated Marketing Communication.
- Tulisannya telah dimuat di Intisari, Hai, Cinemags, Jawa Pos, Republika, dll.
- Pernah menjadi Juara I di Lomba Karya Tulis Ilmiah 2002 yang dihelat UK Atma Jaya Jakarta, Juara III Lomba Penulisan Essai 2003 yang diadakan Kedubes Korea dan Diknas Indonesia, Juara I #IndonesiaUnite Blogger Competition 2009 yang diselenggarakan Kompasiana, dan 10 Terbaik Cerpen Anak 2023 yang diadakan oleh Wikimedia.
- Novel-novelnya antara lain Pemuja Oksigen (Jaring Pena 2010), Satin Merah (GagasMedia 2010), Rahasia Sunyi (GagasMedia 2010), Tiga Sandera Terakhir (Noura Books 2015), Revival of Queen Leyak (DEVGRU-P 2017).
- Pada 2012, Deutsche Welle (DW) Media mengundang dan membiayai Brahm selaku bloger Indonesia untuk menghadiri Global Media Forum di Jerman.
Rie Yanti
@rievijay
@rievijay
- Lulusan S-1 Sastra Prancis dari Universitas Padjadjaran, Bandung.
- Tulisannya telah dimuat di Harian Surya.
- Buku-bukunya antara lain Satin Merah (GagasMedia 2010), Bukan Manusia (Lulu 2011), dan Visual Novel Precious Time (Nusa Project 2017).
- Menulis beberapa cerpen dan novel juga di Kwikku.
Akhirnya, selamat datang di warung kami yang sederhana ini, Kakak Penulis. Semoga di sini Kakak bisa menemukan satu atau dua "resep" yang berguna untuk karya Kakak berikutnya. Atau sebaliknya, kami yang akan mendapat banyak ilmu dari Kakak. 🙏
Salam kreatif dan wassalamualaikum! 💛
Hi, I added your blog back in here – http://blogs.indonesiamatters.com/
http://blogs.indonesiamatters.com/widget_link.php?url_id=1070
Thank you so much, Mr. Patung. Happy to hear that (finally) 🙂
semacam blog yg bagus, mungkin banyak hal bisa belajar di sini
salam kenal mas moderator dan semuanya …
Salam kenal juga, Muljo. Sering2 mampir ya.
bagaimana kalau aku kirim tulisan ke sini dulu biar dikomen para pakar di sini sebelum dikirim ke media cetak, atau malah kalau redakturnya juga suka mampir and ikut baca di sini, malah ngga dimuat, ketahuan amatir he he he….
oh iya… aku pernah taruh tulisan2ku di :
http://damaikasih.blog.friendster.com/
lama ngga terurus kurang terstruktur aku juga lupa passwordnya mau masuk ke situ lagi. ada puisi, cerita dll.
silahkan mampir, komen2 etc.
~nuwun~
Wah wah wah, tiap media punya standar berbeda lho. Jd saranku, langsung kirim aja ke media yg diincar. Nanti kan kalau ditolak ada catatan kecil. Pelajari dari catatan itu aja. Lalu kirim lg yg lbh sesuai dg kemauan mereka.
begginer in blog??
visit here
http://www.journal-indonesian.blogspot.com
waaah dah lama ga kesini
Udah punya blog, Riez?
hei…blog walking neh…hhehehe…lihat2 eh ternyata bagus juga artikelnya…semangat…:)
assalamu’alaikum…
halo kakak2 wf(warung fiksi-red) hoho
salam kenal
tulisannya keren euy
btw, bole usul teu di web ini diberi link lomba menulis
hoho
trims
wassalamu’alaikum
^_^
Halo, Dian. Salam kenal jg. Usulmu oke. Ntar deh kalau ada lomba yg keren, kami infokan ya. Btw, singkatan Warung Fiksi bukan WF, tp Wufi ^_^.
salam,
salam kenal mas brahm.
senang sekali rasanya bisa mampir di wufi ini.
saya juga senang sekali bisa ikut andil dalam bagian untaian Pemuja Oksigen mas Brahm.
terus berkarya!!
tabik!!
windri
Wah, senangnya dpt kunjungan mbak ini. Makasih. Selamat datang di Wufi. Mampir lg ya. ^_^
selamat pagi. saya berkunjung lagi…
-sesuai permintaan mas Brahm :)))-
Pemuja Oksigen sudah selesai edit, cover pun juga sudah di desain.
kapan ada waktu mampir JePe?
saya tunggu. Terima kasih.
salam
Oke, hari ini mampir deh. Trims ya.
Salam buat tuan rumah warung fiksi,
Dah hampir setahun menimba ilmu diblog ini, bermanfaat banget,
thx mas Brahm dkk.
Selama mengikuti dunia perfiksian (novel), aku sering lihat banyak sekali novel yg bagus, tapi setelah aku lihat tanggal cetakkan pertamanya, novel itu dah 4-5 tahun lalu dicetak, dan aku baru tahu kalau novel itu ternyata sudah lama lahir. Gak tahu aku yang kuper atau memang publikasi yang kurang terhadap novel-novel tersebut (kayaknya 99,9 % sih aku yang kuper). Nah, melihat konteks ini, bisa gak mas brahm menuliskan sebuah ulasan tentang strategi-strategi yang mungkin dilakukan untuk mempublikasikan sebuah novel, agar novel itu masyhur. Strategi yang biasa dilakukan oleh novelis-novelis sukses atau strategi yang biasa dilakukan oleh penerbit atau distributor besar. Misalnya launcing perdana, itu menjadi tanggung jawab siapa & bagaimana melakukannya, media ads dan sebagainya. Artinya seluk-beluk bagaimana biar sebuah novel itu bisa dikenal khalayak ramai, dan siapa yang wajib terlibat atas kesuksesan itu. duh, maaf yah panjang banget… 🙂
Salam untuk semua, sukses selalu
Wah, menimba ilmu kok diam2, Nun. Kan lbh enak diskusinya.
Tp saran2mu mantap. Marketing. Selama ini memang di Wufi kebanyakan bahas proses kreatif. Lain kali marketingnya deh, karena marketing ini lbh menegangkan dan sulit dibandingkan produksinya sendiri. Di lain pihak, ia tak kalah mengasyikkannya.
Trims!
hmm….pengen nulis..apa aja ya kiatnya..mohon bantuan..
Wah, pertanyaan general, jawabannya jg general dong: tinggal banyak2lah menulis dan membaca.
Blog walking nih.. he..he..he..
Artikel menarik. Jangan lupa kunjung balik ya.. 🙂
heheheheh..pemuja oksigen…banyak menulis tapi ga ada ujung …gantung mulu..
Iya nih, Ndi. Ya untungnya aku penulis profesional, jd per bulan msh ada pemasukan beberapa juta dari tulisan. Coba kalau ngandalin dari novel doang, wuah, nggak tahu deh.
iya,,,aq udh banyk nulis tp kayaknya ga layak di publish..hancur semua…mash belum terlatih..padahal kata temen2 aku “tukang tulis” tapi aq ga pede..amatiran yang berkabung karena prosa yang dibuat berkarat dan menyebabkan ngantuk..hmmm, oia, salam kenal ya,aq boleh kan sharing/minta pendapat ama yd udah pro…
Kalau saranku sih singkat aja: teruslah nulis buat diterbitkan, tp cari jg pemasukan yg rutin (entah dari nulis atau lainnya). Ini akan menjaga skill penulisan kita agar ttp tajam, tp mulut jg ttp bisa makan enak 🙂
Salam kenal jg ya.
arigato….^_^
Halo mas brahm,
Mohon izin ganggu lagi sedikit. masih penasaran sama perihal penerbitan. sering kita temui di dalam sebuah buku (novel) ada ucapan seperti setelah pengantar, ucapan terimakasih untuk orang-orang tercinta atau kata2 mutiara/semboyan hidup.
Nah pertanyaannya, tulisan2 yang aku maksud di atas itu, dituliskan bersama-sama draft waktu akan di tawarkan ke penerbit atau nanti bersifat additional kalau tulisan seseorang sudah disetujui akan diterbitkan oleh penerbit…?
Paham ya kira-kira mas Brahm maksud ainun? Oh iya, gak masalahkan kalau bertanya2 seperti ini lewat fasilitas guestbook ini?
Salam
Sebaiknya setelah setuju diterbitkan aja. Editor kan hanya tertarik pd ceritamu, dan nggak punya waktu buat baca2 yg selain itu. Jangankan editor, dosen pembimbing skripsi aja males baca hal2 yg suplementer gitu. Jd ingat dosenku dulu mewanti2, “Kalian nggak usah repot2 bikin ucapan terima kasih segala! Disetujui maju sidang aja belum tentu kok.”
Kalau pengarang belum2 udah menyertakan halaman tambahan yg dikirim ke penerbit, itu sama aja dg aktris yg udah nyiapin pidato di atas podium Oscar, padahal dia dinominasikan aja belum (apalagi menang sampai diberi waktu berpidato di atas podium).
salam kenal..
aku pernah liat ada lomba nulis novel yang batas akhirnya bulan september 2010 dan akan diumumkan awal tahun 2011. ajang ini juga bisa digunakan sebagai unjuk kebolehan bagi penulis pemula… apa benar? mohon detailnya ya?
Loh, kan dibahas dg jelas di sini:
http://warungfiksi.net/lagi-lomba-novel-berhadiah-puluhan-juta-dari-dkj
waaaah kayaknya udah lama ga ada wuflite
mampir yo
Betul, Ris. Karya2 yg masuk blm memenuhi kriteria sih. Ya nggak papa, vakum dulu, gratisan aja kok 😛
oh iya, waktu itu wufi pernah ada artikel yang bahas search engine buat nyari info2 perfiksian kan? (kalo ga salah, saya lupa)
dimana tuh?
Hm, kayaknya nggak pernah deh. Yg ada malah search engine buat produk2 komersial: http://warungfiksi.net/researching-commercial-products-for-the-story
mau beli cerpen mas, tapi ga ada duit eui, saya lagi ngrasain manyunnya senyuman mahasiswa
Wakakakak …. sama, aku dulu!
Aku juga mau beli, yg 32000, edisi cetak. Asli, bukan fotokopian. Kudu ada.
Ada kok. Edisi print-print-an, dijepret kawat di pojok kiri atas. Mau?
Mau-mau aja. Sekalian sama kawatnya, mau kujadiin behel. Kapan mau dikirim? *awas kalo minta bantuan nyi bawel itu atau aku takut2in sama hantu tanpa kepala*
Secuil review Semanyun Senyuman Mahasiswa: http://ceritarie.wordpress.com/2010/06/04/manyun-dan-senyum-bersama-semanyun-senyuman-mahasiswa/
Yang ini Pemuja Oksigen: http://ceritarie.wordpress.com/2010/06/12/bukan-pemuja-oksigen/
pas ada uangnya saya bingung mau beli yang mana kumcernya…
mba rie, yang lebih ringan ceritanya yang mana?
Yg ringan? Kapas kali ringan.
Bener tuh si Mbak Rie. Nggak ada yg ringan, Ris. Tp semua mudah dipahami kok, kan pakai bahasa sehari2. Aku sih merekomendasikan Pemuja Oksigen (hohoho). Tp kamu mending baca2 sinopsis/ulasan-nya masing2 dulu deh, mana yg sesuai seleramu.
Betul, betul, betullll. Baca reviewnya di blogku. Hehehe.
Brahm, aku nggak tega ngebiarin kamu sibuk gitu. Aku bantu deh. Lg nulis buat Wufinet nih. Moga2 bisa dua.
tambah bingung. hehehe
tar aja ah
hmm…punya cerita ne..br belajar nulis kira2 diterima ga ya diwuflite..blm kelar sih.
Kita semua baru belajar nulis, Andi. Jd jangan minder. Coba deh kalau udah kelar kirim ke editor@warungfiksi.net.
salam..
saya tahu blog ini dari Mbak Rie..
wah ternyata ada yang semacam ini ya.. saya juga suka nulis dan belajar sambil ngeblog. apakah tulisan2 di WuFi itu kumpulan dari orang2 lain? thx..