Contribute to Wikipedia, Anyone?

Berkontribusi untuk Wikipedia, yuk!

What are the benefits of Wikipedia for author like us? I think there are at least three: to strengthen your brand, as a source of knowledge, and the means to share knowledge. Recently, someone offered me to write few articles on Wikipedia. I regretted that at the moment I didn’t know how to do it. But I learnt after. And, it was not that difficult, actually. Just go to Wikipedia.org and click the Help link on the sidebar. You’ll get tutorials more than you need there.

* * *

“Brahm,” seorang teman di Jakarta menelepon, “klienku butuh penulis Wikipedia. Cuma 1-2 artikel kok. Bisa kerjain?”

Saya sejenak terdiam. Penulis Wikipedia? Hm, saya memang pernah mengedit beberapa artikel di Wikipedia. Namun, belum pernah menulis dari awal. Menulis di Wikipedia tidak sama dengan menulis artikel-artikel biasa. Untuk bisa menulis “artikel sempurna”, bukan sekadar “artikel rintisan” atau “belum diperiksa”, butuh jam terbang. Bila saya baru mendaftar di Wikipedia, kemudian langsung menulis, bisa-bisa dicurigai ada maunya oleh para Wikipediawan.

Maka dengan menyesal saya menjawab, “Nggak bisa. Belum ada pengalaman. Tapi kalau mau nunggu beberapa hari, aku bisa mempelajarinya dulu.”

Sayang, sang klien butuh cepat. Jadi, tawaran saya sepertinya tidak menarik baginya. Ya sudah, bukan rezeki saya. Namun peristiwa itu membuka mata saya, bahwa ternyata ada juga yang membutuh penulis sewaan untuk Wikipedia.

Anda pasti sudah tahu, Wikipedia adalah ensiklopedia gratis yang terus disempurnakan secara kolaboratif. Siapapun boleh menulis dan menyunting artikel-artikelnya. Lantaran berada di jagat maya, Wikipedia pun membawa sifat internet, yaitu saling terhubung melalui tautan (interconnected) antara artikel satu dengan lainnya.

Namun tahukah Anda, situs yang diluncurkan pada 2001 ini awalnya cuma merupakan mirror page dari Nupedia (ensiklopedia daring yang disusun oleh para pakar di bidang masing-masing). Seiring berjalannya waktu, entri-entri Wikipedia malah bertambah lebih pesat. Jadilah Wikipedia seperti sekarang ini, ensiklopedia terbesar di dunia, dengan lebih dari 385 versi bahasa.

Pertanyaan lugunya, apa gunanya situs ini bagi kita para penulis? Saya kira banyak. Atau setidaknya ada tiga, yaitu untuk menguatkan brand kita di jagat maya, sebagai sumber ilmu, dan sarana untuk berbagi ilmu.

Mohon yang pertama jangan diartikan sebagai ajang promosi. “Menguatkan brand” maksudnya jika Anda sudah terkenal di dunia nyata (luring), maka buatlah diri Anda juga terkenal di dunia daring dengan memasukkan artikel tentang Anda di Wikipedia. Karena terbukti, Google sering memprioritaskan artikel-artikel Wikipedia, terutama “artikel sempurna”, di halaman hasil pencariannya.

Sebagai sumber ilmu, sudah jelas, itu memang visi Jimmy Wales, sang pendiri: “Imagine a world in which every single person on the planet is given free access to the sum of all human knowledge.” Di Wikipedia, bahkan ada fasilitas untuk membuat buku (cetak maupun e-book) dengan materi yang Anda punguti sendiri dari artikel-artikel Wikipedia. Lihat sidebar Wikipedia.org, di sana ada link “Cetak/ekspor”, bukan? Coba manfaatkan.

 

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

A post shared by WARUNG FIKSI: Writers for Hire (@warungfiksi)

Namun, meski terlihat lengkap dan meyakinkan, jangan begitu saja menjadikan Wikipedia sebagai akhir sebuah riset. Anda masih perlu memeriksa kebenarannya. Sebab di Wikipedia, bisa saja artikel tentang reaksi atom ternyata hasil kontribusi seorang bocah SD. Tanpa mengingkari fakta bahwa ada juga anak SD yang jenius, tetapi akan lebih aman bila Anda selalu melakukan cek dan ricek akurasi artikel Wikipedia.

Kemudian, setelah sekian lama dimanjakan oleh kekayaan konten ensiklopedia gratisan ini, mungkin tebersit pemikiran untuk gantian menyumbangkan artikel atau foto. Itulah yang diharapkan oleh Wikipedia! Situs ini takkan berkembang jika tidak ada kontribusi aktif dari orang-orang seperti kita. Nah, mau mencoba berkontribusi? Hanya ada tiga hal yang perlu Anda perhatikan.

(1) Writing Style (Gaya Penulisan)

Gaya tulisan ensiklopedia cenderung baku. Isinya pun netral dan tidak bersifat opini. Contohnya, “Dalam video klip Born This Way, Lady Gaga menyanyi hanya dengan mengenakan bikini di sepanjang lagu.” Bukannya, “Lady Gaga adalah artis nyeleneh yang kontroversial.”

Apakah pakaian dan kelakuan dalam salah satu video klip Lady Gaga itu termasuk nyeleneh atau wajar, biarkan pembaca saja yang menilai. Jangan tergoda untuk beropini.

(2) Markup Language (Markah)

Teknisnya hampir seperti bahasa html, jadi lumayan mudah untuk dipelajari. Misalnya:

  • Dua tanda kutip tunggal (‘) di depan dan di belakang seperti dalam ‘’miring’’ di Wikipedia akan menjadi miring. Tiga tanda kutip tunggal akan membuat tulisan menjadi tebal. Sementara lima tanda kutip tunggal berfungsi untuk menebalkan sekaligus memiringkan tulisan.
  • Penulisan ==Subjudul== akan tampil sebagai heading 1. Penulisan ===Sub-subjudul=== akan tampil sebagai heading 2. Penulisan ====Sub-sub-subjudul==== akan ditampilkan sebagai heading 3.
  • Penulisan [[Qwerty]] akan ditampilkan dengan tautan internal atau link yang mengarah ke artikel berjudul “Qwerty”. Jika artikel dengan judul “Qwerty” memang ada, link tersebut akan berwarna biru (Qwerty). Namun bila di Wikipedia belum ada artikel itu, maka link akan berwarna merah secara otomatis (Qwerty).
  • Tulis “ISBN 012345678X”, maka Wikipedia akan secara otomatis mengubahnya menjadi link yang mengarah ke fasilitas Book Source untuk mengetahui lebih lanjut buku ber-ISBN itu.
  • Dan seterusnya.

Markah-markah Wikipedia juga berlaku untuk situs-situs berbasis wiki lainnya. Misalnya AboutUs.org, WikiHow.com, Wiktionary.org, dan lain-lain. Jadi, tidak akan sia-sia mempelajarinya.

(3) Content (Kandungan Isi)

Ada etika dalam menulis atau menyunting artikel di Wikipedia. Hal pertama yang perlu diingat adalah, jangan menggunakan Wikipedia sebagai ajang promosi. Sungguhpun produk, perusahaan atau diri Anda sudah terkenal, mestinya artikel Anda tetap bernada netral dan datar. Apalagi kalau Anda belum atau tidak seberapa terkenal, sebaiknya jangan berpikir dulu dibuatkan artikel.

Lantas apa ukuran “terkenal” itu? Secara garis besar, begini ciri-ciri tokoh/produk/perusahaan yang layak dimasukkan Wikipedia:

  • Telah menjadi subjek pembahasan di sumber-sumber sekunder, misalnya buku, koran, atau majalah yang berskala nasional. Bukan buku yang ditulis sendiri semacam otobiografi. Medianya juga bukan sekadar berupa press release, buletin, iklan, koran atau majalah lokal.
  • Pernah mendapat penghargaan tingkat nasional atau internasional.
  • Khusus untuk perusahaan, ia harus tercantum dalam daftar perusahaan yang dirilis pemerintah atau lembaga independen yang tepercaya.

Di Wikipedia pun ada editor sukarelawan yang bertugas memeriksa artikel-artikel yang baru diedit atau ditulis. Bukan tidak mungkin suntingan Anda ditolak, lalu artikel dikembalikan ke keadaan sebelumnya. Juga, mungkin saja artikel yang baru Anda tulis dihapus oleh sang editor karena dianggap tidak memenuhi standar kelayakan.

Seorang Wikipediawan, Naval Scene, memberi saya tips bagaimana supaya artikel baru tidak dihapus. Sederhananya, pastikan artikel Anda setidaknya terdiri dari satu paragraf, mempunyai satu referensi dan satu kategori. Jangan menulis/menyunting dengan nama anonim alias tanpa login dulu sebelumnya, karena tindakan ini akan terlihat “tidak bisa dipertanggungjawabkan” di mata para Wikipediawan. Dan kalau bisa, artikel Anda itu juga ditautkan ke artikel yang lain atau artikel berjudul sama dalam bahasa lain di Wikipedia.

Begitulah yang saya tahu tentang Wikipedia. Selamat berkontribusi di Wikipedia.

Saya kira, selain membiasakan diri untuk menulis secara objektif, menjadi Wikipediawan sama saja dengan dermawan. Tangan di atas (memberi pengetahuan) selalu lebih baik dari tangan di bawah (mengharapkan orang lain memberi kita pengetahuan).