9 Penyebab Writer’s Block, Kenali dan Hindari

Mendung writer's block
Mendung writer’s block. Illustration by Brahm.

We can get the writer’s block, I think because we: (1) Are inconsistent (often change the idea, without even single finished story). (2) Have the others activity beyond the writing (it easily turns the goal off). (3) Pending the work too long. (4) Have a problem in confident (like feel that don’t have any talent). (5) Surrender to the underestimation by folks (people sometime doesn’t consider writer as a real job). (6) High-voltage of ego (so we become vulnerable with any sharp critic). (7) Low level of healthiness. (8) Wrong location to write (sometime it makes bad mood). (9) Personal problem (motivational things, include).

Read more

SWOP BMW: Antivirus (Hambatan Menulis) Versi Terbaru

By: Mochammad Asrori

Bagi seorang penulis, tidak ada yang lebih memuaskan selain setelah menyelesaikan sebuah tulisan. Tapi sepandai dan sesering apapun kita menulis, suatu saat pasti akan membentur tembok kebuntuan. Ini bukan hambatan khas penulis mula saja, penulis besar yang berjam terbang tinggi pun mengaku selalu saja ada satu waktu dimana dia mengalami masa-masa paceklik. Ibarat pepatah, “Tak ada komputer yang tak pernah terserang virus.” Bedanya, para penulis besar sudah punya antivirus, lengkap dengan firewall-nya.

Read more

Sebelum Menekuni Jalur Film

Bagi sebagian orang, terjun ke dunia film berarti prestise. Padahal, siapa saja sebenarnya bisa berkecimpung di sini. Sekolah khusus film tidaklah wajib. Namun, sebelum Anda mengambil keputusan menekuninya, ada baiknya mengetahui gambaran singkat beberapa posisi kunci di bidang film, plus kiat-kiatnya. Inilah rangkuman wawancara tim Warung Fiksi terhadap para praktisi: Teddy Chandra (Bandung), Juslifar Muhammad Junus (Jakarta), juga Sony Set (Jogjakarta).

Read more

Meminimalkan Dialog Sumpah Serapah, Maukah Kita?

Baru-baru ini KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) merilis 13 program televisi yang dianggap mengandung makian, kekerasan, seks, atau pelecehan. Tayangan itu adalah Jelita (RCTI), Namaku Mentari (RCTI), Silet (RCTI), Rubiah (TPI), Dangdut Mania Dadakan 2 (TPI), Si Entong (TPI), Mask Rider Blade (Antv), Mister Bego (Antv), Extravaganza (TransTV), Insert (TransTV), I Gosip Siang (Trans7), Super Seleb Show (Indosiar) dan Cinta Bunga (SCTV). Cinta Bunga ditegur karena pada 1 April 2008 salah satu tokohnya berkata, “Gembel gak tahu diri, kampungan!” Sementara Si Entong masuk daftar tersebut lantaran salah seorang tokoh prianya di 4 April 2008 terpergok mengatakan, “Sini lu, dasar jande kegatelan.” Sungguh, dialog-dialog itu tidak seseram temuan saya selama menonton siaran televisi nasional maupun lokal.

Read more

Karakteristik Lomba Mengarang Internasional PJEF

By: Brahmanto Anindito

Awal tahun ini saya coba-coba mengikuti PJEF (Prix du Jeune Écrivain Francophone). Ini lomba mengarang cerita bagi penduduk negara-negara berbahasa Prancis selain warga negeri anggur itu (la francophonie). Sampai tengah tahun tak ada kabar, saya pun berhenti berharap. Tapi minggu lalu, datanglah sebuah paket dari Prancis. Dari tonjolannya bisa ditebak, salah satu isinya pasti buku. Apakah ini kabar baik? Apakah saya berhasil menyabet salah satu gelar dalam lomba bertaraf internasional tersebut? Tak sabaran, saya buka paket itu dan … tidak! Ternyata saya tidak memenangkan apapun. Namun mata saya justru terpicing penuh gairah.

Read more

Sekadar Usulan demi Perfiksian Indonesia

Setelah bertahun-tahun malang melintang sebagai penikmat fiksi, saya jadi semakin prihatin dengan perkembangannya di Indonesia. Yang paling kentara adalah filmnya (sinetron termasuk film). Di sana banyak pencontekan, bahkan plagiat, terhadap film-film luar. Memang, mereka terkadang memiliki ijin memproduksi versi Indonesianya (remake). Tapi bukankah dengan begitu kian terbukti bahwa kita telah dan sedang kekeringan ide cerita?

Read more

No right-click, please!