Lagi, Lomba Novel Berhadiah Puluhan Juta dari DKJ 2014

Fiction writerAkhirnya Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) kembali menggelar Sayembara Menulis Novel Dewan Kesenian Jakarta 2014. Lomba yang sarat gengsi. Nama-nama besar di dunia sastra telah berlahiran melalui sayembara ini. Namun, siapakah DKJ itu? DKJ adalah lembaga yang dibentuk oleh masyarakat seniman dan dikukuhkan oleh Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin, pada tanggal 17 Juni 1969. Tugas dan fungsinya sebagai mitra kerja Gubernur Kepala Daerah Provinsi DKI Jakarta dalam merumuskan kebijakan guna mendukung kegiatan dan pengembangan kehidupan kesenian di wilayah Jakarta. Sementara visi DKJ adalah:

  1. Mendorong para seniman untuk mengembangkan kreativitas dan penciptaaan karya seni.
  2. Menyalurkan berbagai karya seni bermutu kepada masyarakat.
  3. Memelihara, mengembangkan dan membangun kesenian di Jakarta.
  4. Mengakomodasi terciptanya iklim inspiratif bagi para seniman agar dapat mempersembahkan kreativitas kesenian yang bermutu.

Anggota DKJ berjumlah 25 orang, terdiri dari para seniman, budayawan dan pemikir seni, yang terbagi dalam enam komite: Komite Film, Komite Musik, Komite Sastra, Komite Seni Rupa, Komite Tari dan Komite Teater. Nah, sayembara menulis novel ini berada di bawah Komite Sastra. Lewat sayembara ini, DKJ berharap lahir novel-novel terbaik, baik dari pengarang Indonesia yang sudah punya nama maupun pengarang pemula, yang memperlihatkan kebaruan dalam bentuk dan isi. Berikut ini info yang saya comot dari situs resmi mereka.

Syarat Umum

  • Peserta adalah warga negara Indonesia yang berumur 17-37 tahun (dibuktikan dengan fotokopi Kartu Tanda Penduduk atau bukti identitas lainnya).
  • Tiga karya prosa atau cerpen peserta pernah dimuat di media massa (bukan media internal seperti majalah sekolah, kampus atau komunitas, media online), atau setidaknya satu buku tunggal peserta (bukan antologi) pernah diterbitkan oleh penerbit umum (bukan self publishing).
  • Peserta boleh mengirimkan lebih dari satu naskah.
  • Naskah belum pernah dipublikasikan dalam bentuk apa pun, baik sebagian maupun seluruhnya.
  • Naskah tidak sedang diikutkan dalam sayembara serupa.
  • Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik.
  • Tema bebas.
  • Naskah adalah karya asli, bukan saduran, bukan jiplakan (sebagian atau seluruhnya).

Syarat Khusus

  • Panjang naskah minimal 40.000-100.000 kata, halaman A4, spasi 1,5, Times New Roman 12.
  • Di lembar terpisah dari naskah, lampirkan biodata, alamat lengkapfotokopi KTP, dan fotokopi minimal tiga prosa/cerpen karya sendiri yang pernah dimuat di media cetak.
  • Batas akhir pengiriman naskah: 30 September 2014 (cap pos atau diantar langsung).
  • Kirimkan empat eksemplar naskah (diketik dan dijilid rapi) ke:
Panitia Sayembara Menulis Novel DKJ 2014 Dewan Kesenian Jakarta Jl. Cikini Raya 73 Jakarta 10330

Lain-lain

  • Para Pemenang akan diumumkan dalam Malam Anugerah Sayembara Menulis Novel DKJ 2014 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pada Desember 2014.
  • Hak Cipta dan hak penerbitan naskah peserta sepenuhnya berada di tangan penulis. Tapi, naskah pemenang yang diterbitkan menjadi buku harus mencantumkan logo DKJ.
  • Keputusan Dewan Juri tidak dapat diganggu gugat dan tidak diadakan surat-menyurat.
  • Pajak ditanggung Dewan Kesenian Jakarta.
  • Sayembara ini tertutup bagi anggota Dewan Kesenian Jakarta Periode 2012-2015 dan keluarga inti Dewan Juri.
  • Dewan Juri terdiri dari kalangan sastrawan dan akademisi sastra.

Hadiah

  • Pemenang I Rp 20 juta
  • Pemenang II Rp 10 juta
  • Pemenang III Rp 7,5 juta
  • Pemenang IV Rp 5 juta.

Sekadar informasi, total hadiah sayembara dua tahunan ini selalu mengalami fluktuasi. Sebagai contoh, pada 2006, total hadiah untuk para juara adalah 60 juta. Lalu pada tahun 2008 cuma 47,5 juta. Naik sedikit menjadi 50 juta pada 2010. Kemudian pada 2012, turun lagi menjadi 36 juta. Dan pada 2014, naik sedikit lagi menjadi 42,5 juta.

Klik di sini untuk membaca Semanyun Senyuman Mahasiswa

TELAH TERBIT: kumpulan sastra pendek tentang mahasiswa

Apapun itu, mengikuti lomba ini menjanjikan pengalaman bersastra yang menyenangkan (apalagi kalau menang). Ayu Utami, novelis Saman, merintis karir novelnya dari sini. Waktu itu Saman merupakan novel pertamanya. Artinya dalam menentukan pemenang, DKJ tidak mempedulikan apakah penulisnya sudah punya nama atau pemula. Semua berpeluang menang. Jangan pula menganggap sastra-sastra yang bakal diperhitungkan pasti naskah yang berat-berat dan jauh dari kehidupan anak muda. Saya pernah baca Jukstaposisi, karangan Calvin Michel Sidjaja (pemuda kelahiran 1986). Novel ini menjadi juara III pada Sayembara Novel DKJ 2006. Membaca novel ini seperti menonton cerita kehidupan remaja di FTV-FTV. Tapi idenya provokatif, ceritanya unik, digarap detail. Tokoh-tokohnya anak muda. Genre-nya fantasi, surealis. Ini cukup membuktikan bahwa dalam lomba ini, sekali lagi, semua berpeluang menang.

272 comments for “Lagi, Lomba Novel Berhadiah Puluhan Juta dari DKJ 2014

  1. Nurul
    August 26, 2012 at 17:02

    ga da perpanjangan waktukah? kepotong ma lebaran soalnya, mudik dulu…

  2. Ririh Damayanti
    October 12, 2012 at 10:02

    Apakah peserta yang telah mengirim bisa mengetahui naskahnya lolos seleksi administrasi atau tidak?

  3. October 14, 2012 at 16:43

    Tidak. Kalau emang sudah merasa mengirim sesuai dg yg diminta, yakin aja lolos.

  4. October 26, 2012 at 11:46

    kalau bahasa novelnya bahsa remaja gimana? boleh ga?

  5. October 26, 2012 at 12:47

    Sebaiknya hindari bahasa seperti itu di lomba seperti ini. Btw, sekadar informasi, deadline lomba ini utk thn 2012 udah lewat.

  6. Riezka wd
    November 12, 2012 at 05:28

    Tahun depan ada lagi gak yah? Kemarin mau ikutan, sayangnya aku baru tahu sehari sebelum deadline, jadi mana bisa ngebut ngarang selama satu hari, apalagi harus diCopy 4 eksemplar. Tahun depan ada gak yah? Aku mau banget ikutan…

  7. November 12, 2012 at 08:25

    Biasanya dua tahun sekali.

  8. Riezka wd
    November 13, 2012 at 01:14

    2 tahun sekali? Berarti ada lagi tahun 2014 dong?

  9. rita carissima
    November 20, 2012 at 18:30

    sayang nggak bisa ikutan….

  10. ratin wahyu
    December 1, 2012 at 18:18

    saya kemarin ikut,,,mdh2n bsa menang,,,,,,v gk meng ja gk pa2,,,,jd pengalaman,,,oia pengalaman pertama,,,,curhattt

  11. nene
    December 12, 2012 at 13:38

    kmaren aku jg ngirim.. pengumuman nya live gitu ya di jakarta..jd bingung kl ga datang kesana kita tau nama pemenang darimana y?web nya dkj kali ya… besok tgl 14 nih.. aaaahhhh pesimis +_+ hiks hiks…kl menang kan pastinya dah ditelpon panitia n disuruh ksana ya kan nerima penghargaan…

  12. nene
    December 12, 2012 at 13:42

    mas gabung dong komunitasnya… tulisanku ga jelek2 amat kok..

  13. December 12, 2012 at 15:25

    Silakan saja gabung. Silakan komen2, silakan nulis, silakan kirim karya. Bebas saja di sini, Nene :)

  14. December 13, 2012 at 21:28

    kalo g pake nama asli atu pake nama pena bisa tidak??? trus malam anugrah g datang g papa ya????

  15. nene
    December 14, 2012 at 19:56

    daaannnnnn………20 besar aja ga masuk T_T huaaaaa…. barusan liat di web nya dkj… yo wis gpp… ttp semangat.. thanks ya mas

  16. December 15, 2012 at 08:56

    Ya, tetaplah semangat! Lomba ini bukan satu2nya pintu. Cobalah buka pintu2 yg lain.

  17. May 7, 2013 at 17:31

    tahun depan ada lagi kan?

  18. May 8, 2013 at 10:17

    Biasanya rutin sih.

  19. May 8, 2013 at 10:50

    wah, ada kesempatan buat ikut berarti. bismillah…
    veera´s last blog post ..Tuhan, Aku Lelah…

  20. Ida Liawati
    August 11, 2014 at 21:16

    Kalau punya naskah yg belum di terbitin gimana ? Masih boleh ikut?

  21. August 11, 2014 at 21:56

    Belum boleh :)

  22. Faidi Rizal
    September 27, 2014 at 03:55

    saya tadi sudah kirim semoga sampai sebelum waktunya. kata petugas JNE sampai tiga hari. salam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge