Garuda Riders, It’s Not Only a Digital Comic

Garuda Rider ComicLet’s join Naradja and his exhilarating adventure in Varadwipa Earth. It was about 10 centuries after Ramayana era. Naradja wanted to be a garuda rider so bad. But his father tried to stop him. Because he knew somehow that this would have an enormous impact on the Varadwipa’s future. A bad impact!

This is the premise of Garuda Riders. Not just a comic book, Garuda Riders is an interactive digital comic, specially designed for tablets and smartphones. Here you can see animations, hear the original sound tracks, Balinese traditional music, also play the mini games. An entertaining way to spend your time! Download it through the links below:

* * *

Garuda Riders tampaknya telah mengubah definisi konvensional dari sebuah media komik. Jika Anda membayangkan komik yang tergambar di atas kertas atau, kalaupun didigitalkan, berformat .JPEG, .PDF, .html atau sebangsa itu, Anda salah. Sebab, inilah komik yang menggabungkan unsur-unsur dasar komik (menurut Scott McCloud), sound effect, visual effects, dan interaktivitas mini games. Penasaran? Download seri-serinya di sini:

  1. Runaway (23 MB). Via Google Play (free), iTunes (free, berbahasa Jepang dan khusus untuk wilayah Jepang), atau Telkomstore (free).
  2. The Chosen One (35 MB). Via Google Play (1.12 USD) atau Telkomstore (Rp 10.000).
  3. Coming soon.
  4. Coming soon.
  5. Coming soon.

Kelima seri komik ini diadaptasi dari novel pertama trilogi The Adventure of Wanara yang berjudul Garuda Riders (terbitan Gramedia Pustaka Utama, 2013). Berbeda dengan novelnya yang menyajikan cerita lengkap, di komiknya, hanya ada resume alur-alur penting dari kisah tentang wanara remaja ini. Tapi, pembaca tidak dibiarkan hanya pasif menikmati cerita.

Jika Anda penyandang gadget dengan OS android, minimal Froyo (versi 2.0), cobalah install Runaway yang gratis. Sapukan jari dari kanan ke kiri untuk membukai halaman-halamannya. Pembaca komik digital ini akan diajak ke suasana hutan. Musik bernuansa Bali diiringi kicau burung sayup-sayup menyapa. Mengantarkan Anda ke suasana misteri.

Lalu terdengar derap kuda, lengkap dengan gambar beberapa penunggang turagga (tunggangan seperti kuda) dan Balasena Raksasaghna (pasukan elite pembantai ras asura) yang bergerak-gerak. Tempo musik pun meningkat.

Kemudian, ini yang tidak mungkin ada dalam komik konvensional, Anda harus memainkan mini game dan menghindari tusukan-tusukan Keris Ulogeni dari komandan Raksasaghna, Katunara. Kalau sampai terkena sabetan keris panjang itu, Anda akan mati dan harus mengulang membaca lagi dari awal :)

Ada beberapa gimmick menarik semacam itu di seri-seri komik ini, laiknya sebuah game. Besutan Mechanimotion Entertainment yang dibantu Elven Games, dua perusahaan kreatif asal Surabaya.

Maju terus dunia kreatif Indonesia!

3 comments for “Garuda Riders, It’s Not Only a Digital Comic

  1. Rizal Yahya
    March 6, 2013 at 18:21

    Maaf, Saya sendiri belum membaca versi digital GR. Tapi saya kurang setuju jika dikatakan bahwa Garuda Rider (GR) telah mengubah definisi konvensional dari sebuah komik.

    Karena, untuk komik digital yang menggunakan Sound, Visual FX dan juga interaktifitas, itu sudah ada beberapa tahun lalu (entah tahun berapa, saya ingat itu karena itu pernah saya lihat ketika masih kuliah).

    Misalnya saja komik Iron Man, Captain America dan juga tokoh-tokoh lain dari Marvel Heroes yang ada di AppStore ataupun GooglePlay. Komik-komik tersebut sudah tidak lagi seperti WebComic yang statis. Selain komik superhero, saya juga sangat sering menemukan aplikasi KidBook-story dengan fitur yang serupa.

    Tapi untuk sebuah karya anak bangsa, sepertinya buku ini layak dibaca. :)
    (Nanti mungkin saya komentar lagi setelah membacanya. Hehehe.)

  2. March 6, 2013 at 21:09

    Mas Yahya Rizal, kan memang penulis artikel yang tampan itu nggak bilang kalau Garuda Riders adalah yang pertama. Makanya ada kata “tampaknya”.

    Silakan diinstal dan dikomentari. Tapi, sekadar catatan, Garuda Riders versi iPad/iPhone tampaknya hanya ada untuk pasar Jepang. Di Indonesia sendiri hanya ada di HP/tablet android.

  3. March 10, 2013 at 18:33

    Thank you. Artikelnya begitu menarik dan bermanfaat. Bisa menjadi Inspirasi baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge