<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Demi Kritik, Ego Penulis Harus Masuk Peti Es</title>
	<atom:link href="http://warungfiksi.net/demi-kritik-ego-penulis-harus-masuk-peti-es/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://warungfiksi.net/demi-kritik-ego-penulis-harus-masuk-peti-es/</link>
	<description>copywriting &#124; ghostwriting &#124; scriptwriting &#124; about culture, nature and creature of Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 04:32:34 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: Rori</title>
		<link>http://warungfiksi.net/demi-kritik-ego-penulis-harus-masuk-peti-es/comment-page-1/#comment-1802</link>
		<dc:creator>Rori</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Feb 2009 06:25:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://warungfiksi.wordpress.com/?p=104#comment-1802</guid>
		<description>Terima kasih. Yah, saya setuju. Kita bukan sedang mencari pujian, tapi kelemahan-kelemahan karya kita.

Memang sulit mendapatkan orang yang bersedia mereview draft kita. Makanya pertahankan hubungan dengan sesama penulis/pembaca. Itu ada seninya sendiri. Ya kan, Mas Villam?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih. Yah, saya setuju. Kita bukan sedang mencari pujian, tapi kelemahan-kelemahan karya kita.</p>
<p>Memang sulit mendapatkan orang yang bersedia mereview draft kita. Makanya pertahankan hubungan dengan sesama penulis/pembaca. Itu ada seninya sendiri. Ya kan, Mas Villam?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Villam</title>
		<link>http://warungfiksi.net/demi-kritik-ego-penulis-harus-masuk-peti-es/comment-page-1/#comment-1799</link>
		<dc:creator>Villam</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Feb 2009 02:17:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://warungfiksi.wordpress.com/?p=104#comment-1799</guid>
		<description>artikel yang bagus, mas.
dan benar, untuk mendapatkan kritikus yang benar-benar bisa dipercaya, kita harus masuk ke sebuah komunitas penulis dan mengenali siapa-siapa di antara mereka yang paling kejam dan bisa menilai dari berbagai sudut, bukan yang lemah lembek dan hanya gemar memberi pujian sebagai seorang pembaca.

sejauh ini saya sudah bisa menjalin relasi dengan beberapa orang yang bisa saya percayai. tapi tetap saja, sampai kapan pun waktu akan tetap menjadi kendala. walaupun relasi sudah terbentuk, belum tentu kita semua bisa menyediakan waktu untuk membaca dan mengritik secara detil (bukan membaca sambil lalu dan memberi komentar ala kadarnya) karya-karya rekan yang lain.

pada akhirnya, kita tetap harus kembali pada diri kita sendiri. memperbaiki kualitas kita, dan membuat kita kejam pada diri sendiri. seringkali sebenarnya kita sudah tahu kelemahan2 pada karya kita, tapi kita terlalu malas untuk mengubahnya.

terima kasih atas artikelnya, mas.
salam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>artikel yang bagus, mas.<br />
dan benar, untuk mendapatkan kritikus yang benar-benar bisa dipercaya, kita harus masuk ke sebuah komunitas penulis dan mengenali siapa-siapa di antara mereka yang paling kejam dan bisa menilai dari berbagai sudut, bukan yang lemah lembek dan hanya gemar memberi pujian sebagai seorang pembaca.</p>
<p>sejauh ini saya sudah bisa menjalin relasi dengan beberapa orang yang bisa saya percayai. tapi tetap saja, sampai kapan pun waktu akan tetap menjadi kendala. walaupun relasi sudah terbentuk, belum tentu kita semua bisa menyediakan waktu untuk membaca dan mengritik secara detil (bukan membaca sambil lalu dan memberi komentar ala kadarnya) karya-karya rekan yang lain.</p>
<p>pada akhirnya, kita tetap harus kembali pada diri kita sendiri. memperbaiki kualitas kita, dan membuat kita kejam pada diri sendiri. seringkali sebenarnya kita sudah tahu kelemahan2 pada karya kita, tapi kita terlalu malas untuk mengubahnya.</p>
<p>terima kasih atas artikelnya, mas.<br />
salam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Rori</title>
		<link>http://warungfiksi.net/demi-kritik-ego-penulis-harus-masuk-peti-es/comment-page-1/#comment-894</link>
		<dc:creator>Rori</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2008 07:35:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://warungfiksi.wordpress.com/?p=104#comment-894</guid>
		<description>Kita semua juga masih belajar kok, Michelle. Buat Tedi, mencari pengkritik genah memang sulit-sulit gampang. Yang mudah, kalau sudah terkenal, banyak kritikus yang niscaya akan berebutan mengkritik, kalau perlu habis-habisan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kita semua juga masih belajar kok, Michelle. Buat Tedi, mencari pengkritik genah memang sulit-sulit gampang. Yang mudah, kalau sudah terkenal, banyak kritikus yang niscaya akan berebutan mengkritik, kalau perlu habis-habisan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: panah hujan</title>
		<link>http://warungfiksi.net/demi-kritik-ego-penulis-harus-masuk-peti-es/comment-page-1/#comment-893</link>
		<dc:creator>panah hujan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2008 06:00:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://warungfiksi.wordpress.com/?p=104#comment-893</guid>
		<description>Saya malah masih belajar.. ^^

eniwei, thanks infonya yah :)
salam...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya malah masih belajar.. ^^</p>
<p>eniwei, thanks infonya yah <img src='http://warungfiksi.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
salam&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tedisiswoko</title>
		<link>http://warungfiksi.net/demi-kritik-ego-penulis-harus-masuk-peti-es/comment-page-1/#comment-892</link>
		<dc:creator>tedisiswoko</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 May 2008 10:15:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://warungfiksi.wordpress.com/?p=104#comment-892</guid>
		<description>&quot;Bagaimanapun terkadang penulis sendirilah yang memiliki ego kelewat besar, sehingga mereka enggan menerima masukan. Penulis pemula, misalnya, sering terjangkit virus figure blind. Setelah menghabiskan ratusan jam merangkai kata, penulis menjadi subyektif terhadap karyanya dan cenderung tidak mampu melihat kekurangan. Dia merasa karya pertamanya adalah mahakarya tanpa cacat. Sulit sekali bagi mereka untuk menelan komentar bahwa karyanya belum layak terbit. Apalagi jika disertai daftar lengkap masukan-masukan, semakin sewotlah mereka.&quot;
maaf nih mas mo komen sbg penulis pemula......
aku justru sulit cari orang yang mo kritik sepedas-pedasnya.
kalau naskah aku minta baca oleh teman, si teman pasti bilang baik-baik saja.
kalau naskah aku minta baca oleh penulis senior, mereka pada sibuk dan gak punya waktu.
kalau naskah aku minta baca oleh editor penerbit, mereka cuma komen maaf naskah anda tidak sesuai kriteria kami atau tidak sesuai pasar.
segitu saja. terima kasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Bagaimanapun terkadang penulis sendirilah yang memiliki ego kelewat besar, sehingga mereka enggan menerima masukan. Penulis pemula, misalnya, sering terjangkit virus figure blind. Setelah menghabiskan ratusan jam merangkai kata, penulis menjadi subyektif terhadap karyanya dan cenderung tidak mampu melihat kekurangan. Dia merasa karya pertamanya adalah mahakarya tanpa cacat. Sulit sekali bagi mereka untuk menelan komentar bahwa karyanya belum layak terbit. Apalagi jika disertai daftar lengkap masukan-masukan, semakin sewotlah mereka.&#8221;<br />
maaf nih mas mo komen sbg penulis pemula&#8230;&#8230;<br />
aku justru sulit cari orang yang mo kritik sepedas-pedasnya.<br />
kalau naskah aku minta baca oleh teman, si teman pasti bilang baik-baik saja.<br />
kalau naskah aku minta baca oleh penulis senior, mereka pada sibuk dan gak punya waktu.<br />
kalau naskah aku minta baca oleh editor penerbit, mereka cuma komen maaf naskah anda tidak sesuai kriteria kami atau tidak sesuai pasar.<br />
segitu saja. terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

